Jambore Kemah Budaya Serumpun, KBS 2010.Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam

Jambore Kemah Budaya Serumpun 2010  yg dilaksanakan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat , yg diikuti oleh peserta dari Negara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam dimulai pada tanggal 14 hingga 18 desember 2010.

Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei 2010 dilaksanakan pada Hari Rabu, 15 Desember 2010.

Upacara Pembukaan dihadiri oleh Menkokesra Agung Laksono selaku Pembina Upacara sekaligus meresmikan kegiatan tsb, turut hadir diantaranya ketua Kwarnas Prof DR dr H Azrul Azwar MPH dan Istri, Waka Kwarnas diantaranya Laksamana TNI (purn) Dr Amoroso Katamsi, Prof DR Jana Tjahjana Anggaddiredja, Dra Hj Bray Sri Wardani Hadikusumo, Sekjen Kwarnas Dr Joedyaningsih SW dan beberapa pengurus kwarnas lainnya.

Ratusan Warga Sambas mencari korban Tenggelam!!!!

Lagi-lagi berita korban tenggelam di sambas, hari ini, Minggu tanggal 23 Mei 2010, korban tenggelam adalah seorang pemuda yang baru saja menyelesaikan sekolah tingkat SMA, berasal dari desa Nibung, Kecamatan Paloh.Kedatangan korban bersama teman-temannya ke Sambas dalam rangka ingin menonton acara racing motor yg diadakan dijalan lingkar kantor Bupati Sambas dan sekaligus ingin mendaftar IIP ( Institut Ilmu Pemerintahan ) yg seleksinya hari senin besok di kantor Bupati Sambas.

Korban dan teman-temannya istirahat dirumah saudaranya di Desa Dalam Kaum, sedangkan kejadiannya berada di Desa Tanjung Mekar, tepat diseberang Desa Dalam Kaum, tepatnya persis disamping Jembatan Sabbo'."Yg mengherankan, kenapa mereka justru mandi disitu, padahal nginapnya dilain", tutur beberapa warga yg menyaksikan kejadiannya

Rekor MURI: Replika Jeruk Terbesar

Sesuai dengan judul, Replika jeruk dengan ukuran yang semulanya direncanakan mencapai 5 meter, kemudian diperbaiki ulang karena masalah konstruksi, menjadi 4,1 meter, berada di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.Tepatnya berada di halaman Polsek Tebas, dan dipertontonkan dalam suasana acara MTQ ke 24 se Kabupaten Sambas.


Tujuan asal memang ingin memperkenalkan kota Tebas sebagai kota penghasil Jeruk di Kabupaten Sambas, khususnya, dan Propinsi Kalimantan Barat pada umumnya, yang mana, persepsi atau pandangan selama ini yg salah mengenai

PIDATO ANAK 12 TH YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).

"The Teriggas of Sambas" Launching Album

Deretan artis ibukota dan Internasional

Konser Launching Album The Teriggas Of Sambas sukses digelar tadi malam, yang dinyanyikan artis ibukota memukau puluhan ribu penonton di Lapangan Gabsis Sambas. Sebelum acara dimulai, sekitar pukul 19.00 warga sudah mulai menyemut mengisi tempat didalam lapangan Gabsis.
Dipandu oleh Mc kawakan, Beben; memperkenalkan satu per satu artis yang terlibat dalam album teranyar yang pernah dimiliki Sambas. mereka adalah, Hendri Lamiri, (ARWANA) ,Ivan (Seventeen), Yan Mahmud (ARWANA), Evi Tamala, Friska, Sulina dan Grup musik Sufi asal Amerika "Debu" serta Mul'am Husairi selaku vokalis The Malacca Ensembel. Keluarnya para penyanyi itu membuat puluhan ribu penonton

TARI PENDET ; Sebuah Pelajaran yang Membutuhkan Langkah Nyata.

Dibawah ini adalah artikel copyan dari blog JENGSRI DI DUBLIN . Sesuai dengan pesannya silahkan disebar luaskan melalui email atau blog anda dalam upaya pelestarian budaya Indonesia di dunia international dan penghindaran pengulangan pencurian yang tidak bertanggung jawab atas budaya Indonesia.

KERAMAT BURUNG, TEMPAT WISATA YANG TERLUPAKAN


Kabupaten Sambas, memiliki potensi yang cukup dibidang pariwisata, baik itu wisata alam, wisata pantai, wisata bahari, dan wisata sejarah.Dari sekian banyak tempat yang ada, hanya segelintir saja yang diketahui dan dikelola ala kadarnya.Memang begitulah kenyataannya, kita ambil contoh seperti Pantai Selimpai di Kecamatan Paloh, Pantai Sera'i di Kecamatan Jawai, Danau Sebedang di Kecamatan Sebawi, Pantai Polaria di Kecamatan Selakau, Riam Merasap di Kecamatan Sajingan Besar, serta beberapa tempat lain yang mungkin tidak disebutkan diatas.Kalau dilihat kondisi daerah tersebut, tidak satupun memiliki managemen dan sistem pengelolaan yang baik, dan terkesan asal-asalan, baik itu dari sarana transportasi, sanitasi, keamanan dan lain-lain, yang sudah pasti berakibat kurang diminati oleh pecinta wisata, baik dari daerah sekitar, maupun dari daerah lainnya.